Malam itu komsel seperti biasa di PEACE jam 7.15..tapiii eng ing eng..koq pas kita kesana gak ada orang..oowww..ternyata blum pada pulang penghuninya haha..pada lupa kl ada komsel rupany..yauda setelah si bapak pks sibuk menelpon sana sini, kluarlah keputusan klw lebih baik makan dulu seblum kmsel, toh blm ada orang...jd pada makan dulu deh, wkt itu ada REYNOLD, DENNY, POLLY, VICKY...setelah kita makan kembali deh k PEACE..eh koq tau2 sendal sudah rame, jadi bingung kan tuh..eh eh eh ada komsel lain, tambah bingunngg wahaha ternyata ada komsel lain yg lagi ngungsi, mereka kekunci jg d t4 mereka jd gak isa masuk haaha..berhub kita mau komsel mereka ngungsi dah..maap yah kawan2 >.<
setelah masuk kita ngobrol2 sebentar sambil nunggu 2 sahabat yg kerja dateng yaitu CESIL n RONNY...dan stlh mrk berdua dateng, mulai deh komsel yang diawali dengan doa,*tidak ada icebreaker krn yg mestinya bagi sedang sakit* ehhehe
Selanjutnya Rere alias Reynold mulai bertanya2 seputar keinginanyang lagi pengen dicapai sama anak2 komsel nya..seputar keinginan jangka pendek dan panjang...setelah sedikit cerita baru deh di bagiin tentang
---“Bolehkah Aku Memiliki Apa yang Kuinginkan?"---
kenapa diawali dengan pertannyaan seputar keinginan masing2, karena dlm keghidupan pasti yg namanya manusia itu dipenuhi dgn berbagai keinginan, iya apa iya?? banyak bgt keinginan manusia, dari pekerjaan, pelayuanan, pasangan hidup, materi, bahkan dosa sekalipun!!! seperti komsel sebelumnya yg uda di bahas kalau SEGALA SESUATU HARUS MELAUI PROSES PENGUJIAN begitupun dengan keinginan2 kita, nah bagian ini termasuk dalam menguji diri sendiri *dari komsel minggu lalu*.
Gimana cara kita mengujinya?? kunci awalya sih cuma satu n simple INTIM SAMA TUHAN N MAU DENGER KATA TUHAN alias NURUT dah gak NGEYEL. Kalau Deket sama Tuhan pasti peka sama tuhan n pasti mengerti tuntunanNya....Nah, tuntunanNYa tuh yg spt apa sih??? untuk mengerti itu perlu ada PROSES duluw sebelum kita bisa ambil suatu keputusan yg benar dihadapan Tuhan, lets cekidot bebeh 
1. Proses
Pengujian
(1 Tes 5:21)
"Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik"
Seberapa penting
proses pengujian itu buat kita ?
* Untuk
mengetahui apakah itu adalah yang terbaik buat kita dan apakah itu
berkenan
dihadapan Tuhan.
* Untuk
memperlengkapi/mepersiapkan kita sebelum menerima apa yang akan kita
terima.
Apa yang
harus dipersiapkan? Karakter, sikap hati yang benar, kemampuan, motivasi
yang
benar, dll. Semua itu diperlukan agar setelah kita menerima apa yang
kita
inginkan, kita bisa menggunakannya dengan benar buat kemuliaan Tuhan dan
memberkati orang lain.
Dengan apakah
kita mengujinya ?
- Uji
dengan
Firman Tuhan
- Tanya
keputusan Tuhan (Ams 16:9; Ams 16:2-3)
- Uji hati dan
motivasi kita
- Meminta
nasihat saudara-saudara seiman
Namun, banyak
orang salah mengerti antara menguji
dan mencobai. Jika kita
sudah tahu bahwa
apa yang kita inginkan itu adalah tidak baik dan salah, tetapi masih
saja terus
ingin mendapatkannya, maka hal itu disebut mencobai. Misalnya, kita
sudah tahu
bahwa melihat situs web yang berbau pornografi adalah dosa, tetapi kita
terus
mencobai untuk membukanya. Karena itu, segera tinggalkan keinginan kita
jika
apa yang kita inginkan itu sudah jelas-jelas salah dan dosa.
2. Proses
Penantian
(Pengkotbah 3:11)
"Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan
kekekalan
dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang
dilakukan Allah dari awal sampai akhir."
Proses ini
diperlukan untuk menunggu waktu Tuhan karena hanya Tuhan yang tahu kapan
waktu
yang tepat untuk kita boleh mendapatkannya. Namun, banyak orang juga
gagal
dalam proses penantian ini karena ketidaksabarannya, sehingga mereka
berusaha
menggenapi sendiri apa yang mereka inginkan. Sesuatu yang belum saatnya
kita
dapatkan, tetapi kita memaksakan diri untuk mendapatkannya, maka sesuatu
itu
akan menghambat pertumbuhan dan kemaksimalan hidup kita. Karena itu,
bersabarlah menunggu waktunya Tuhan, sebab Dia membuat segala sesuatu
indah
pada waktunya.
Ilustrasi mengenai bayi
prematur menjadi penjelasan yg cukup baik. Bayi prematur
adalah bayi yang lahir sebelum waktunya.
Pertumbuhannya bakal tidak sempurna,
ada proses penting yang terlewatkan,
dan butuh tenaga yang ekstra untuk
mempertahankan kelangsungan hidupnya. Demikian juga jadinya hidup kita
jika
kita berusaha mengingini dan mendapatkan sesuatu yang seharusnya belum
saatnya
kita dapatkan. Pasti pertumbuhan kualitas hidup kita bakal tidak
sempurna, ada
proses penting yang tidak akan kita alami dalam proses pembentukan hidup
kita,
dan kita akan mengalami kesulitan dalam memperjuangkan kehidupan kita
untuk
mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Oleh karena itu, bersabarlah dan
jangan
tergesa-gesa untuk mendapatkan apa yang kita ingini. Tunggulah sampai
proses
pembentukannya menjadi sempurna.
3. Proses
Pengambilan Keputusan
Ada 2 hal yang dapat terjadi pada proses ini *setelah melalui 2 tahapan di atas* yaitu:
1. Kalau keinginan kita sudah teruji dengan benar dan sesuai dengan kehendak Tuhan --> MINTALAH DAN JALANILAH, MAKA TUHAN AKAN MENYERTAI DAN MEMBERKATI
(Yohanes 15:7)
"Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu,
mintalah
apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya."
2. Kalau apa
yang kita inginkan itu tidak sesuai dengan kehendak Tuhan, entah belum waktunya atau memang tidak untuk selamanya --> JAUHKANLAH HAL ITU DENGAN SEGERA.
(Kejadian 3:6-7)
"Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap
kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian.
Lalu
ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada
suaminya
yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya. Maka
terbukalah mata
mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka
menyemat
daun pohon ara dan membuat cawat."
Menolak sesuatu
yang kita inginkan itu tidak mudah dan mustahil jika kita membiarkan apa
yang
kita inginkan itu terus-menerus memikat hati kita. Kita harus mengambil
tindakan meninggalkannya sebab jika tidak, maka kita akan terpikat dan
dibuat
untuk berusaha memilikinya.
DARI SEMUA HAL DIATAS TETAP KEPUTUSAN AKHIR ADA DI TANGAN KITA SENDIRI
bagaimana kita mau mengikuti semua jalan Tuhan atau tetap berpegang pada apa yg kita ingini. Seperti ilustrasi seorang pengendara motor, dalam menanti lamu lalu lintas kebanyakan orang tidak sabar, mereka akhirnya mengambil keputusan sendiri dan memilih untuk tidak mau turut peraturan karena
- terlalu lama untuk menunggu lampu hijau menyala
- sedang terburu-buru
- tidak ada yang mengawasi (polisi)
- ada peluang untuk melakukannya (jalanan yg sepi)
namun apa yg bisa dihadapinya setelah itu?? ada 3 kemungkinan, kemungkinan pertama adalah:
- tertabrak kendaraan lain jika lengah atau ada kendaraan lain yg memang selayaknya jalan.
- was-was dalam hati, takut tertabrak atau takut ditilang polisi yang diam-diam sembunyi.
- lewat dan jalan dengan selamat begitu saja.
dari hal ini tentu kemungkinan pertama dan kedua tidak mengenakkan, namun bagaimana dengan kemunkinan ke tiga? toh tetap selamat walau melanggar, tapi perlu diperhatikan apa yang akan terjadi setelah itu, setelah satu lampu merah berhasil di terobos, tentu ada lampu merah ke dua, dan ada ke tiga, dan seterusnya, dan lama-kelanmaan akan terbiasa dan menjadi BEBAL. Tidak lagi mempan dengan lampu merah.
manakah pilihan anda??
setelah semua selesai dibagkan baru lah komsel ditutup dengan saling mendoakan, doa ditutup dengan doa dari seorang wanita bijak komsel yaitu CESILIA APRIANTIlalu pulang deh
GB ALL ^^