Kalo di
bioskop-bioskop lagi diputer film LOVE yang bercerita tentang kisah cinta dan
konflik-konfliknya mulai dari pasangan muda, pasangan yang merid muda ampe ke
pasangan yang udah tua, Sabtu, 16 Februari lalu ibadah GOD juga menampilkan
LOVE. Nope! Bukan film tapi talk show interaktif yang pastinya membahas soal cinta-hubungan dengan lawan
jenis. Makanya kita juga gak duduk di kursi tapi ngelantai biar santai man!
Malam itu, GOD kedatangan banyak artis. Seperti Cacha Septriasah,
Ridwansyah, Jossi ProjectPop.. hehehehe.. GOD-accoustic sukses menghangatkan
suasana malam itu. Gak ketinggalan, Dani Arwana (peace bro
) dengan joke-jokenya
membuat GOD-ers betah tongkrongin obrolan seru nan santai malam itu. Suasana tetap
terjaga sampai akhir. Suasana makin cair waktu Hendra dan Luci diundang naik ke panggung untuk mewakili para jomblo. Seperti talkshow umumnya, talkshow kita malam itu juga ada gamenya., yaitu ngerayu cewe.. Gak nyangka Hendra bisa segombal itu.. Hahahaa.. Malam itu Kak Budi dari Toga yang menjadi nara
sumber buat kita. Mau tau obrolan kita malam itu? Silakan silakan dibaca dan
diresapi…
Nilai-nilai
pacaran di Abbalove:
Gak kenal dengan
istilah ‘pacaran’. Maksudnya, bukan seperti gaya
pacaran yang dikenal dunia. Tapi satu hubungan yang gak main-main. Tapi serius.
Nah terus kapan
kita boleh pacaran? Gimana caranya menjaga komitmen berpasangan?
Satu tolak
ukurnya adalah udah tanggungjawab. Satu hal sederhana, liat aja kamarnya. Buat
cowo, apakah cewe itu mendatangkan damai sejahtera. Pas lagi pada ngumpul terus
dateng cewe ini apakah kamu bisa enjoy ato ga. Ato justru dia mendatangkan
huruhara.. Buat cewe, liat
bagaimana sang pria mengelola uang/gajinya. Bersisa ato ga/ tanggungjawab di
kerjanya. Ingat, jaga hubungan itu juga berbicara soal menjaga kesepakatan
termasuk mengelola emosi.
Pertanyaan yang
sering ditanyakan, gimana kita tau kalo dia jodoh dari Tuhan? Apakah cuma dari
doa doang?
Well, berdoa itu
pasti. Dan tetap gaul. Kenali dia dalam komunitas. Jangan buru-buru untuk
eksklusif. Kenapa? Karena eh karena supaya ada yang jaga, mengkorfimasi ama
kita. Ada cara lain yaitu ajak dia
ketemu orangtua. Ini tentu saja berlaku buat yang udah bangun hubungan dan
sedang dalam tahap berdoa. Lihat apa reaksi orangtua kita. Cek dari hati mereka
seandainya ada hal yang gak mereka setujui dari pasangan kita. Nah, gimana kalo
orangtua kita ada di daerah? Boleh gak kita ajak dia ke daerah juga? Secara kan
gak boleh eksklusif gitu. Caranya bisa kirimin foto dulu ke orangtua. Idealnya
sih lewat telpon. Bisa juga lewat ministry trip ato mission trip.. (hmm, good
idea). Tapi ya mbok jangan dipaksain juga.
Terus, boleh gak
menyatakan perasaan kalo masih kuliah atau yang kita suka masih kuliah –dalam
masa komitmen? Kata kuncinya, jangan terburu-buru. Ngobrol ama pembina. Orang
yang terburu-buru itu jadi gak bijak. Lebih ikutin keinginan dan gak pikir
panjang.
Kita bisa ketemu
pasangan kita di lingkungan pergaulan, di pelayanan. Tunjukin karakter kita.
Tanggungjawab, setia, pelananan kita. Buat cewe, perhatiin hal-hal kecil.
Kapan waktu yang
tepat? Ukuran yang bisa dipakai adalah bertanggungjawab, dari pelayanan dan
jangan fokusin pada materi.
Titus 2:6
“Demikian juga
orang-orang muda; nasihatilah mereka supaya mereka menguasai diri dalam segala
hal.”
Belajar
menguasai diri dalam segala hal. Ini ukuran yang diminta Tuhan.
Kemudian kita
saling mendoakan agar kita bisa menguasai diri dalam segala hal. Gak mau kan
ambil keputusan yang salah??
So, kuasai
dirimu..
Otre, see u next
week… Jangan lupa tanggal 29 Februari jam 10
PM-5 AM ada doa malam di Speed
Plaza..
Keep moving
forward
-tR3-